Friday, January 24, 2014

Iklaskah suatu pertolongan???

Salam temanku
Saya adalah orang awam yang tidak banyak tau tentang seluk beluk sebuah keiklasan
Banyak yang mengatakan iklas dalam suatu pertolongan

Pertolongan apakah dia termasuk dalam pekerjaan??? pertanyaan ini sering muncul di dalam benak saya sebab dari apa yang saya lihat,saya dengar dan saya rasakan sendiri
semua adalah dengan pamrih..
Suatu pertolongan tanpa uang pelicin apa masih akan berjalan...????
Memang tidak semua tapi saya juga kurang tau begitulah yang saya rasakan


Saya ibaratkan bagaikan sungai apabila sungai tanpa air maka takkan ada ikan yang berenang Begitu juga dengan pertolongan kalau uang pelicin masih mengalir pertolonganpun masih datang tapi apabila sudah dihentikan semuanyapun berhenti Begitukah??????? Saya sendiri mulai hilang kepercayaan terhadap keiklasan Apa benar masih ada yang iklas tanpa pamrih???

Saya cuma berbagi selebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya

79 comments:

  1. pertamax mbak
    itu uang apa ya mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. pertamax diamankan mas
      itu uang asli mas

      Delete
    2. Keasliannya dipertanyakan mbak. Apa mbak iklas menjelaskan ?

      Delete
    3. maksud saya uang rupiah atau dolar atau apa itu mbak?

      Delete
    4. mbak hasri saya iklas lho mbak

      mas onqi rupiah+dolar

      Delete
    5. Semoga Mbak Admin yang buat ni artikel termasuk
      IKHLAS juga yah? soalnya artikelnya sangat bagus

      Delete
    6. aamiin mas...kurang iklas nih

      Delete
    7. kalau gak ada uang pelicinnya ntar kalau ngomong kurang licin ya mbak, hehehe :D
      ikhlas krn uang jadinya :P

      Delete
    8. This comment has been removed by the author.

      Delete
    9. klo nggak ada pelicinnya, pertolongannya agak seret mengalir, mbak. huahahaha

      sepertinya kita sering lupa bahwa kehidupan didunia ini tidak lepas dari hukum sebab-akibat. mengapa orang pelit kepada kita? karena mungkin kita dulunya pernah pelit kepada mereka. Mengapa mereka membantu kita meskipun kita tidak meminta? karena mungkin anda pernah membantu mereka tanpa mereka minta.
      Atau lebih gampangnya begini ajalah : lakukan kewajiban kita sebagai manusia, maka kita akan mendapatkan hak kita sebagai manusia pula.

      jadi intinya saya berharap mbak Indah tetap ikhlas saja membantu teman, sahabat, saudara, atau siapapun yg membutuhkan pertolongan mbak Indah. Jika suatu saat mbak Indah mengalami kesulitan yang benar-benar butuh pertolongan orang lain, pasti pertolongan itu akan datang tanpa mbak Indah duga, entah itu waktunya ataupun caranya.

      Delete
    10. iya lho mbak indri

      mas budi kadang seperti itu tapi balasannya juga seenaknya jadi kadang langsung pegel

      Delete
    11. kasih lotion ajh mas biar licin hehehhe
      emang kadang manusia suka tamak akan uang hhehhehe

      Delete
    12. iya mas mas tommy sebab uang berkuasa

      Delete
    13. OOT Itu ada iklan lazada itu PPC atau afiliasi atau bagaimana?

      Delete
  2. hanya beberapa orang saja yang sudi menolong tanpa pamrih untuk zaman sekarang ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mas modelnya sekarang ka seperti jual beli

      Delete
    2. iya, saking banyaknya orang yang merasa hidup serba kurang makanya segala hal dibuat untuk menjadi uang

      Delete
  3. Susah cari yg ikhlas.

    Org yg ikhlas jaman sekarang mlah bs2 dicurigai, jangan-jangan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas..tapi kok ya kayak jual beli ada uang ada barang

      Delete
    2. kalo saya ikhlas jangan dicurigai ya :o

      Delete
  4. memang sekarang ini jaman sudah edan mb, semua di nilai dengan duit.
    ini juga termasuk perbuatan korupsi :-@

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin alasan mereka adalah cari makan mas...gimana lagi

      Delete
  5. Wah, masih banyak kok orang yang menolong dengan ikhlas, mbak Indah. Biasanya orang yang ikhlas tergambar dalam raut wajahnya yang polos, ucapannya yang menyebut nama Allah ketika menolong, tidak banyak persyaratan ketika hendak menolong, dan masih banyak yang lain. Nah, jika ada yang seperti ini namun dia pamrih atau pelicin, itu orang munafik namanya, tidak sesuai ucapan dan keadaan hatinya, mbak...Begitu menurut saya mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuuuppp bener bwangeettt mas

      Delete
    2. mas uda pertama-tama sih kayak gitu iklas karena allah...ya pasti ada sedikit pelicin..tapi kok ketika pelicin nggak ngalir iklaspun hilang
      mbak muya sama ya

      Delete
  6. saya yakin masih ada orang yang ikhlas mbak walaupun mungkin sulit menemukan orang seperti itu. Banyak dari para ulama mengatakan bahwa ilmu yang susah untuk dipelajari adalah ilmu ikhlas, tapi yang terpenting kita berusaha untuk bisa saling tolong menolong dengan ikhlas tanpa pamrih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget mas sebab iklas itu susah apalagi jaman uang yang sudah di dapat...tapi pasti masih ada mungkin belum tau keberadaannya saja

      Delete
  7. Sedikit ribet kalau berpatokan dengan oranglain atau melihat contoh dari oranglain karena ikhlas itu jelas hukumnya dan cukup dipahami siterapkan dalam keseharian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau berat sebelah kadang juga buat nyesek kita berusaha iklas dan percaya orang itu iklas tapi belakangnya kosong..

      Delete
  8. Kalau kata orang dalemnya, itu bukan uang pelicin mba.
    tapi uang apresiasi, hehe parah yak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bahasanya diperhaluskan lagi ya mas

      Delete
  9. di Indonesia sudah umum kayak getu mbak, tapi sebaiknya sih jangan kayak getu ya mbak soalnya nggak baik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayaknya susah untuk meniadakan hal seperti itu mbak..

      Delete
  10. Heheee jenk indah tanya apakah ada keikhlasan tanpa uang pelicin??? Banyak jenk.. Ini saya ikhlas komentar disini heheee..
    Nggak mengharap kunbal lho wkwkwkkkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih kalau iklas mbak muya..aamiin deh moga langgeng kunjungannya

      Delete
  11. Kebanyakan ngeblog juga gx iklas mbk cuma mengharapkan uang..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul contohnya saya juga ketularan

      Delete
  12. Selamat sore Mbak Indah. wah artikel Mbak Indah
    Ini simple dan nampak biasa namun jika di kaji
    Ini Qaidahnya sangat Mendalam banget tentang IKHLAS
    Yang di Jaman ini jarang terjadi. tapi ada juga sebagian
    Karena yang saya tahu Jika menolong pasti ada saja imbalan
    Tapi saya gak termasuk deh suerr hh :D Tapi ngomong-ngomong
    Mbak Indahnya sendiri buat artikel ini buat semua IKHLAS gak yah? hhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga lagi nanya mas saud sebab saya buatnya justru dengan esmosi

      Delete
    2. jangan esmosi, mbak.. mending es campur atau es krim aja deh

      Delete
    3. itu lrbih enak ya mas budy

      Delete
  13. susah untuk mencari yang benar-benar ikhlas di zaman sekarang..

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mizz...sangat sangat sulit...apalagi kalau kerjaannya berhubungan dengan uang :)

      Delete
  14. ngomongin masalah duit itu berat mba..
    serba salah lah, yang ngasih dan dikasih itu harus saling ikhlas, ikhlas itu masalah hati mba,,, masalah dia dan tuhan, jadi ngomongin masalah uang dan ikhlas itu ribet sih, bikn hati jadi galau :D kita harus ikhlas tapi disisi lain kita juga butuh uang,, dua duanya penting :D :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul bang ahmad...apalagi kalau salah satu pihak tidak amanah...serba mumet...:D

      Delete
    2. jadi renungan juga lha hati kan di dalam

      Delete
  15. sepertinya begitu mbak. sekarang kebanyakan pertolongan ada upahnya. tapi tergantung jenis pertolongannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebetulnya mendapatkan imbalan itu tidak masalah, tapi kalau orientasinya sudah uang ya mumet juga :)

      Delete
    2. mas kstiawan kalau seimbang sih masih bisa dipertimbangkan lho mas..kalau cuma besar mulut kan jadi sakit hati

      kang zeer kalau sudah masalh uang kadang apapun bisa

      Delete
  16. saya kadang sering berfikir seperti itu mbak... trimakasih sudah berbagi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang sekarang saya juga masih tanda tanya

      Delete
  17. masih banyak keiklasan dalam melakukan pertolongan, sayangnya ekspos dan pemberitaan lebih banyak yang ngga ikhlasnya, makanya seolah-olah keikhlasan dalam menolong itu udah ngga ada lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari kebanyakan itu mas jadinya yang sedikit tidak bisa di rasa

      Delete
  18. begitulah Dunia,hanya sedikit orang yang benar-benar Ikhlas dalam menolong,semoga kita semua termasuk orang yang senantiasa ikhlas ( tampa poamrih ) amiin,,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin mas semoga seperti itu ikut berdoa juga

      Delete
  19. terkadang jaman sekarang menolong ada mau nya sih mbak :) mudah mudahan aja dijauhkan dari lingkungan tersebut :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya yang utama adalah masalh uang ya mas

      Delete
  20. sulit untuk mencari hal seperti itu mba

    ReplyDelete
  21. Bingung juga ya mbak..kadang mengartikan ikhlas seperti apa... ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya lho mas...iklas itu yang bagaimana ya susah menterjemahkan

      Delete
  22. Semoga kita dijauhkan dari ketidakikhlasan karena amal itu ditentukan oleh ketulusan.

    ReplyDelete
  23. Memang jaman sekarang ini ada yang ikhlas dan ada yang engga. Dan kebanyakan orang yang pengen di puji-puji hemm :(

    Contoh saja :
    Jakarta banjir lalu para partai berdatangan dan MENOLONG tapi yang saya tidak suka itu dia MENOLONG TAPI MEMASANG PARTAI!!!
    apakah itu mencari kesempatan dalam kesempitan? mohon maap jika ada yang kesinggung untuk para calon partai.

    Jika kalian niat ingin menolong tapi yang iklas !! bukan memasang lambang partai untuk menarik perhatian orang-orang.

    Sorry mbak ngamuk disini abisnya kesel banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi saya juga setuju lho mas luthfi karena apa kalau mereka terkenal baik pribadi atau nama kelompok pasti langsung jadi sorotan dan pandangan rakyat

      Delete
  24. mencoba lebih baik dri sbelmnya mbak

    ReplyDelete
  25. Iklas menolong dan berharap mendapat imbalan itu tidak apa-apa.... apalagi kalo imbalannya langsung dari Allah SWT

    ReplyDelete
  26. Tapi mesti tetap optimis yah mbak, bahwa masih banyak orang2 diluar sana yang tulus dan selalu ikhlas membantu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. insya allah untuk bisa optimis mbak

      Delete
  27. kalau menolong memang harus ikhlas ya mbak agar bisa mendapatkan pahala. Kalau mengharapkan sesuatu malah nggak baik ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hampir 99% pasti mengharapkan balasan kok mbak

      Delete

Trimakasih sudah berkunjung
salam persahabatan